Kakanwil Kemenhaj Kepri Apresiasi Kinerja Jajaran Siap Pertahankan Prestasi

Kepala Kanwil Kemenhaj Kepri, Muhammad Syafi’i (kedua dari kanan) dan penghargaan yang diterimanya. (Foto: J5NEWSROOM.COM)

J5NEWSROOM.COM, Batam – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menerima penghargaan sebagai provinsi dengan serapan kuota haji tertinggi pada penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf, dalam Malam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (4/7/2026) lalu.

Kepala Kanwil (Kakanwil) Kemenhaj Kepri, Muhammad Syafi’i, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kemenhaj di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota atas capaian tersebut.

“Alhamdulillah, Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Kepri mendapatkan penghargaan sebagai provinsi dengan serapan kuota haji tertinggi. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Kemenhaj, baik di tingkat kanwil maupun kabupaten dan kota,” ujar Syafi’i menjawab J5NEWSROOM.COM, Kamis (9/7/2026).

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pejabat dan pegawai yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari proses penyelesaian dokumen hingga pemberangkatan jamaah ke Tanah Suci.

Menurut Syafi’i, penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk mempertahankan kinerja pada musim haji 1448 Hijriah/2027 Masehi.

“Harapan kami, penghargaan ini dapat dipertahankan pada tahun mendatang dengan semangat memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan adaptif sesuai motto Kementerian Haji,” katanya.

BACA JUGA: Provinsi Kepri Terima Penghargaan Kemenhaj RI Atas Serapan Kuota Haji Tertinggi 2026

Sebelumnya, Menhaj Gus Irfan mengatakan, penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, integritas, dan kolaborasi seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.

Menurut dia, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji merupakan hasil sinergi berbagai pemangku kepentingan.

“Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga pengingat bahwa pelayanan terbaik lahir dari dedikasi, integritas, dan kerja sama. Saya berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran dan mitra untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang,” ujar Irfan.

Selain Kepri, penghargaan pada kategori provinsi dengan serapan kuota haji tertinggi juga diberikan kepada Provinsi Bengkulu, Bali, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Gorontalo, dan Sulawesi Barat.

Dalam Rakernas tersebut, Kemenhaj juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah tokoh pada kategori Purnabakti, penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK), kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah (KBIHU), serta pemerintah daerah dengan kepatuhan pengawasan istitha’ah kesehatan terbaik.

Kementerian Haji dan Umrah turut memberikan penghargaan kepada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Kepolisian Negara Republik Indonesia atas dukungan dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.

Menutup acara, Irfan mengajak seluruh penerima penghargaan untuk menjadikan capaian tersebut sebagai motivasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah haji Indonesia pada tahun-tahun mendatang.

Editor: Saibansah Dardani