
Oleh Dr Aqua Dwipayana
J5NEWSROOM.COM, Yogyakarta – Sebulan terakhir, saya telah melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi sebanyak 24 sesi dengan peserta sekira 3.000 orang. Kegiatannya 19 sesi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan 5 sesi di Sumatera Utara (Sumut).
Semua sesi Sharing Komunikasi dan Motivasi itu lancar sekali. Pesertanya sangat antusias. Bahkan ada yang berteman dengan saya dan kami intens berkomunikasi sampai sekarang.
Sejak awal 2026 saya langsung “tancap gas”. Memenuhi undangan dari berbagai pihak untuk melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi di tempat mereka.
Ada yang telah lama direncanakan namun baru sekarang terealisasi. Beberapa sesi dilaksanakan mendadak. Begitu saya ada jadwal kosong, pimpinan instansinya langsung minta saya mengisi di tempatnya.
Meniatkan Ibadah
Saya yang telah menekuni profesi sebagai motivator, sekira 21 tahun dengan fokus utama di bidang Komunikasi —sesuai dengan kompetensi dan pendidikan saya— sangat mensyukuri dan menikmatinya. Setiap beraktivitas selalu meniatkannya ibadah, sepenuhnya karena TUHAN bukan yang lain.
Niat tersebut sangat menentukan keberhasilan saya dalam menekuni profesi ini. Semua aktivitas yang bermanfaat untuk banyak orang itu, saya laksanakan tanpa beban dan penuh suka cita.
Targetnya semua orang yang menghadiri acara Sharing Komunikasi dan Motivasi dengan saya, hatinya tersentuh dan tergugah untuk melaksanakan seluruh saran saya. Konsisten melakukannya.
Mereka yang menyadari bahwa manfaat utama adalah buat dirinya, lebih gampang tersentuh. Berusaha untuk lebih baik lagi sehingga keberadaannya di mana saja diterima lingkungan. Tidak ada yang resisten pada dirinya.
Seiring dengan itu, cepat atau lambat bakal merasakan hasilnya. Paling utama dan duluan yang merasakan dan menikmati adalah dirinya. Setelah itu orang lain terutama yang berada di sekitarnya seperti keluarga.
Setelah merasakan manfaat dari perubahan diri, signifikan jadi lebih baik, ingin meningkatkannya. Minimal mempertahankannya. Kemudian mengajak orang lain untuk melakukan hal yang sama.
Dengan melakukan itu secara konsisten maka kebaikannya terus menular. Semakin banyak orang yang menikmati dan merasakan hasilnya.
“Tancap Gas”
Selesai Sharing Komunikasi dan Motivasi sebanyak dua sesi di STIE YKPN Yogyakarta pada Jumat sore (13/2/2026) saya langsung berniat “mendinginkan mesin”. Menikmati liburan panjang selama empat hari. Biasanya istirahat hanya dua hari, Sabtu dan Minggu.
Saya memilih di Yogyakarta karena sejak lama selalu bersyukur, senang banget, dan bahagia sekali setiap berada di Kota Pelajar itu. Suasananya enak buat istirahat.
Kondisi itu didukung dengan rumah Yogyakarta yang relatif sejuk. Ada beberapa lokasi buat tempat membaca yang merupakan salah satu hobi saya.
Sesuai dengan nama saya, sambil menyelam minum Aqua, eh… Maksudnya saat istirahat bisa melakukan aktivitas yang lain.
Liburan panjang kali ini, saya hanya dengan istri, Retno Setiasih di Yogyakarta. Kedua anak kami, Alira Vania Putri Dwipayana dan Savero Karamiveta Dwipayana liburan ke Bhutan. Mereka kompak menikmati keindahan alamnya.
Kami memang berjauhan secara fisik, namun selalu dekat di hati. Ara dan Ero, panggilan akrab Alira Vania Putri Dwipayana dan Savero Karamiveta Dwipayana, intens mengirim kabar. Juga foto-foto. Kami serasa ikut liburan bersama mereka.
Dalam minggu ini, puasa Ramadhan dimulai. Menjelang hari H, saya fokus ke sana. Mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya agar bisa melaksanakannya dan ibadah lainnya sebulan penuh.
Aktivitas saya berupa Sharing Komunikasi dan Motivasi menjelang dan di awal puasa Ramadhan berhenti sejenak. Dalam minggu ini saya niatkan untuk lebih mendekatkan diri kepada TUHAN. Sebagai wujud utama terima kasih saya karena telah banyak mendapat rezeki dari TUHAN.
Sedangkan silaturahimnya tetap saya laksanakan. Menemui saudara-saudara dan teman-teman. Lokasinya di Jakarta dan sekitarnya.
Telah ada yang menyatakan kesediaannya untuk saya temui. Saya bersyukur karena aktivitas mulia itu sangat menyenangkan. Sekaligus menyalurkan hobi saya yang sangat bermanfaat.
Setelah “mendinginkan mesin” di Yogyakarta, saya kembali ke Jakarta. Perlahan tapi pasti mulai memanaskan “mesin” untuk “tancap gas” lagi hingga menjelang Lebaran Idul Fitri. Melakukan aktivitas keliling Indonesia yang sangat menyenangkan dan mengesankan sekali. Alhamdulillah…
Saat menikmati suasana Yogyakarta yang sangat menyenangkan, saya ucapkan selamat mengatur dan menjalani keseimbangan hidup. Salam hormat buat keluarga.
14.00 15022026
Penulis Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional
