Sinar Mas Land Hadirkan BSD Urbanatura Eco Urban Park, Inisiatif Ruang Terbuka Hijau Inklusif Kota Berkelanjutan

Sinar Mas Land melakukan pembangunan ruang terbuka hijau multifungsi yang sebelumnya dikenal sebagai Green Pathway ini menghadirkan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun. (Foto: Sinar Mas)

J5NEWSROOM.COM, BSD City – Sinar Mas Land kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui pengembangan BSD Urbanatura Eco Urban Park, sebuah ruang terbuka hijau multifungsi dengan jalur sungai sepanjang 1,5 km yang dikelilingi lanskap tropis rimbun di BSD City yang sebelumnya dikenal sebagai Green Pathway.

Transformasi ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan ruang publik yang tidak hanya mendukung kualitas hidup masyarakat, tetapi juga menjadi tolok ukur perencanaan kota berkelanjutan yang menyelaraskan pertumbuhan kawasan urban dengan prinsip pelestarian lingkungan.

Nama BSD Urbanatura berasal dari perpaduan kata urban yang merepresentasikan kehidupan kota yang modern, dinamis, dan saling terhubung, serta natura yang bermakna alam, kesehatan, keseimbangan, dan keberlanjutan. Melalui filosofi tersebut, BSD Urbanatura Eco Urban Park memadukan kehidupan urban dengan ruang hijau dalam harmoni, sekaligus menjadi ruang publik inklusif yang mendukung gaya hidup sehat, interaksi sosial, dan kualitas hidup masyarakat.

Dibangun di atas lahan seluas sekitar 120.000 m², BSD Urbanatura Eco Urban Park dikembangkan bersama SIURA Studio Pte Ltd, studio perencanaan desain perkotaan dan arsitektur lanskap terkemuka yang berbasis di Singapura, yang sebelumnya dikenal sebagai landscape architect dari Tebet Eco Park & Taman Bendera Pusaka, Jakarta. Melalui pendekatan landscape-led urban design, BSD Urbanatura dirancang untuk menciptakan keterhubungan yang harmonis antara manusia, ruang, dan alam.

Deputy Group CEO Strategic Development & Assets Sinar Mas Land, Herry Hendarta, menyatakan, melalui kehadiran BSD Urbanatura Eco Urban Park, kami tidak sekadar menghadirkan taman kota, tapi sebuah ruang hidup yang memadukan ekosistem, gaya hidup aktif, serta koneksi antarwarga di BSD City.  

“Dengan berbagai fasilitas seperti amphitheater, river walk, area rekreasi, dan ruang komunitas, kawasan ini dirancang untuk mendorong gaya hidup aktif, memperkuat interaksi sosial, serta mendukung kesehatan fisik dan mental masyarakat. Kami percaya bahwa ruang terbuka hijau yang dirancang dengan pendekatan ekologis dan fungsional tidak hanya menjadi paru-paru hijau BSD City, tetapi juga menciptakan lingkungan kota yang saling terhubung, lebih sehat, seimbang, nyaman, dan berkelanjutan,” papar Herry Hendarta.

BSD Urbanatura Eco Urban Park menggabungkan infrastruktur biru-hijau (blue-green infrastructure) secara menyeluruh di kawasan BSD City bagian barat yang dialiri Sungai Cijantra. Infrastruktur biru-hijau adalah pendekatan perencanaan kota yang mengintegrasikan elemen-elemen alami, seperti air dan vegetasi, ke dalam infrastruktur perkotaan.

Tujuannya untuk meningkatkan pengelolaan air, mengurangi risiko banjir, memperbaiki kualitas air, serta menciptakan lingkungan kota yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan. BSD Urbanatura Eco Urban Park mengintegrasikan sistem pengelolaan air modern seperti lahan basah, kolam retensi, dan koridor hijau dalam satu kawasan.

BSD Urbanatura Eco Urban Park menciptakan kawasan yang mendukung kesehatan fisik dan mental, dengan menghadirkan akses yang mudah ke ruang hijau dan fasilitas rekreasi di kawasan BSD City. Kawasan ini memiliki jalur pedestrian dan sepeda di sepanjang kawasan yang menghubungkan berbagai zona hijau, menciptakan lingkungan yang mendukung gaya hidup aktif dan sehat. Selain itu, terdapat taman-taman air dan area terbuka yang akan menjadi tempat berkumpulnya warga untuk beraktivitas, bersosialisasi, dan merayakan kehidupan komunitas yang inklusif.

BSD Urbanatura Eco Urban Park terletak berdampingan dengan Eastvara Mall, sebuah pusat gaya hidup semi-outdoor yang mengusung tagline “The Light of Asia”. Kawasan ini juga menambah fasilitas bagi penghuni sejumlah kawasan residensial premium yakni Eonna, Terravia, dan The Armont. Dengan jarak yang sangat berdekatan, pengunjung Eastvara Mall dan penghuni kawasan residensial dapat dengan mudah melanjutkan kunjungan menuju BSD Urbanatura untuk bersantai di ruang terbuka hijau yang asri.

Berlokasi strategis di BSD City yang terus berkembang, BSD Urbanatura Eco Urban Park dapat diakses melalui sejumlah ruas tol, yakni Tol Serpong–Balaraja (Serbaraja) Seksi 1A dan 1B, serta Tol Jakarta–Serpong yang terintegrasi dengan Tol JORR 1 dan JORR 2 (menghubungkan Bandara Soekarno-Hatta hingga koridor Kunciran, Serpong, Cinere, Cimanggis, Cibitung, dan Cilincing).

Selain itu, akses menuju Tol Jakarta–Cikampek (Japek) dan Tol Jagorawi semakin memperkuat kemudahan mobilitas ke berbagai kawasan utama di Jabodetabek. Mobilitas menuju kawasan ini  juga semakin dimudahkan dengan adanya beragam pilihan transportasi umum, mulai dari feeder bus BSD City, shuttle BSD Link dan KRL Commuter Line melalui Stasiun Jatake dan Cisauk.

Tentang Sinar Mas Land

Sinar Mas Land adalah pengembang properti di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 50 tahun. Sinar Mas Land telah mengembangkan lebih dari 50 proyek di Indonesia, Inggris, dan Singapura. Keberhasilan Sinar Mas Land dalam mengembangkan properti dan real estat di Indonesia juga telah diakui oleh lembaga yang independen dan kredibel dengan memperoleh berbagai penghargaan internasional bergengsi seperti MIPIM Awards di Prancis (2018), ASEAN Energy Awards (2019 & 2023), Asia Pacific Property Award (2021 & 2023), Cambridge IFA’s Global Good Governance Awards (2021 & 2023), FIABCI World Prix d’Excellence Awards (2022), Asian Experience Awards (2025), Hubexo Asia Awards (2025),  PropertyGuru Asia Property Awards (2021 – 2025), EdgeProp Awards (2025), MIPIM Asia Awards (2025).

Sinar Mas Land dikenal sebagai pengembang township atau kota mandiri melalui sejumlah proyek di antaranya BSD City (Tangerang Raya), Kota Wisata & Legenda Wisata (Cibubur), Grand Wisata (Bekasi), Rancamaya Golf Estate, Royal Tajur, Harvest City, dan R Hotel (Bogor), Grand City Balikpapan dan Balikpapan Baru (Balikpapan), Nuvasa Bay (Batam), serta Wisata Bukit Mas dan Klaska Residence (Surabaya).

Sementara di wilayah Jakarta, Sinar Mas Land juga mengembangkan berbagai proyek apartemen seperti Aerium Residence, Southgate Residence, dan The Elements. Selanjutnya, Sinar Mas Land dan Sojitz Corporation juga mengembangkan kawasan industri, yakni Kota Deltamas yang terletak di Cikarang Bekasi. Selain itu, perusahaan bersama dengan ITOCHU Corporation juga mengembangkan Karawang International Industrial City (KIIC).

Selain residensial dan komersial, Sinar Mas Land juga mengembangkan D-HUB SEZ seluas 60 hektare di BSD City yang menjadi satu-satunya Kawasan Ekonomi Khusus di kawasan Jabodetabek dengan fokus pada sektor pendidikan, kesehatan, teknologi, dan ekonomi kreatif. Sinar Mas Land juga mengembangkan Digital Hub, sebuah ekosistem business enabler dan pusat inovasi Sinar Mas Land yang mengintegrasikan ekosistem startup, perusahaan multinasional, serta pelaku di bidang teknologi, kesehatan, dan pendidikan di berbagai proyek Sinar Mas Land di Indonesia.

Sinar Mas Land tercatat di Bursa Efek Indonesia melalui empat entitas di antaranya PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI), dan PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM). Sinar Mas Land memiliki mitra strategis yang kuat seperti Sojitz Japan, Aeon, Itochu, Mitsubishi Corporation, Hongkong Land, Astra Land Indonesia dan mitra lokal seperti Kompas Gramedia, Kawan Lama Group, Duta Putra Land, dan Kalbe. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi: www.sinarmasland.com.

Editor: Alia Safira