Tuan Rumah Popda X Kepri, Karimun Finis di Peringkat Kelima

Harapan target Bupati Karimun, Iskandarsyah, di Popda X Kepri tidak tercapai. (Foto: Fredy/J5NEWSROOM.COM)

J5NEWSROOM.COM, Karimun – Kontingen Kabupaten Karimun harus puas mengakhiri ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) X Provinsi Kepulauan Riau di posisi kelima klasemen akhir perolehan medali. Hasil tersebut membuat target masuk tiga besar yang sebelumnya disampaikan Bupati Karimun, Iskandarsyah, belum dapat tercapai.

Sebagai tuan rumah penyelenggara Popda X Kepri, Karimun diharapkan mampu memanfaatkan keuntungan tampil di kandang sendiri untuk meraih hasil yang lebih baik. Namun, berdasarkan rekapitulasi akhir, kontingen Karimun mengumpulkan 28 medali yang terdiri atas tujuh medali emas, empat perak, dan 17 perunggu.

Juara umum Popda X Kepri diraih oleh Kota Tanjungpinang dengan raihan 89 medali, terdiri atas 31 emas, 28 perak, dan 30 perunggu. Posisi kedua ditempati Kota Batam dengan total 94 medali, yakni 23 emas, 34 perak, dan 37 perunggu.

Sementara itu, Kabupaten Bintan berada di peringkat ketiga dengan perolehan 39 medali yang terdiri atas 14 emas, 10 perak, dan 15 perunggu. Kabupaten Lingga menempati posisi keempat dengan koleksi 24 medali, yakni delapan emas, delapan perak, dan delapan perunggu.

Di bawah Karimun, Kabupaten Natuna berada di posisi keenam dengan enam emas, tiga perak, dan 11 perunggu atau total 20 medali. Adapun Kabupaten Kepulauan Anambas berada di peringkat ketujuh dengan dua medali perunggu.

Sebelumnya, Bupati Karimun Iskandarsyah menyampaikan harapannya agar kontingen daerahnya mampu menembus tiga besar. Target tersebut dinilai realistis mengingat persiapan yang dilakukan, dukungan pendanaan, serta jumlah atlet yang diterjunkan pada berbagai cabang olahraga.

Menanggapi hasil yang diperoleh, Iskandarsyah mengatakan capaian kontingen Karimun tetap menunjukkan perkembangan dibandingkan penyelenggaraan Popda sebelumnya, terutama dari sisi peningkatan jumlah medali yang diraih.

Meski demikian, menurut dia, evaluasi tetap diperlukan karena sejumlah cabang olahraga yang memperebutkan banyak medali belum mampu didominasi atlet Karimun.

“Kalau medalinya bertambah memang bertambah. Hanya saja ada beberapa cabang olahraga seperti atletik yang belum kita kuasai. Begitu juga cabang renang yang menyediakan banyak medali,” ujar Iskandarsyah.

Ia menilai hasil Popda tahun ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan olahraga untuk memperkuat pembinaan atlet ke depan.

Menurut Iskandarsyah, pembinaan perlu difokuskan pada cabang olahraga yang memiliki peluang perolehan medali lebih besar, disertai pembenahan pola latihan agar prestasi atlet Karimun dapat terus meningkat pada ajang berikutnya.

Terpisah, Ketua Kontingen Kabupaten Karimun, Sularno, belum memberikan tanggapan terkait hasil yang diraih kontingen Karimun saat dikonfirmasi. Sementara itu, Kepala Bidang Bina Prestasi Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karimun, Lina, meminta agar konfirmasi mengenai evaluasi hasil Popda disampaikan langsung kepada Kepala Dispora Kabupaten Karimun.

Editor: Agung